Sunday, January 6, 2008

OUTING, MC-ING AND BOWLING

Sebenarnya saya tidak mau mengikuti outing yang diadakan biro dimana saya ditempatkan. Tapi, berhubung saya tiba-tiba didaulat menjadi MC (uugh, jadi ingat saat-saat magang. Tugas saya bila ada kegiatan di KBRI ga lain dan ga bukan adalah menjadi MC dan nyanyi). Anyway, demi melancarkan acara dan ga mau mengecewakan orang banyak (halaah…), akhirnya saya datang.

Bermalas-malasan di tempat tidur harus saya tangguhkan dulu. Saya harus bangun pagi agar tidak ketinggalan bis yang akan mengantarkan kami semua ke tempat outing itu. Tiba di Pejambon, dua bis sudah menunggu. Pukul 8 pagi, kami berangkat. Saya tidak punya bayangan sedikitpun soal tempat yang akan kami datangi. Menurut info siih…itu adalah kebun buah. Paling ga jauh-jauh dari Mekar Sari, atau kebun rambutan dekat rumah saya,hehehehe.
Begitu sampai di sana, saya ga takjub,hahahaha. Ternyata tempatnya bukan di daerah dingin. Walaupun namanya Bogor, tapi bukan Bogor Puncak. Though, tempat itu dikelilingi bebukitan,bukan bebukitan tanah melainkan KAPUR! Dan di tempat itu ada pabrik Indocement. Bisa menebak kan ke arah mana? Yup, bukit-bukit itu adalah tambang. Bahkan sempat kami melewati conveyor belt yang melintang tepat di atas jalan raya yang kami lewati.

Yang menarik dari tempat itu adalah sawah. Saya jadi teringat masa kecil. Saat tepat di belakang kampung Betawi yang saya tinggali terdapat sawah luas menghampar (kini tinggal kenangan). Saya terbiasa berlari di pematang sawah, berburu keong mas sawah yang enak sekali, bermain lumpur, ikut memotong padi, bermain-main terompet dengan buluh-buluh padi dan bermain layang-layang di sawah sehabis panen.

Acara pertama di sana adalah country walk. Memetik buah, memberi makan angsa-angsa, berfoto dengan sapi (hahahahaha), dan bermain di sawah. Tapi berhubung saya tidak membawa perlengkapan, maka saya hanya memotret-motret sawah saja.
Acara nyanyi, dan ngeMC-nya biasa aja. Bagi-bagi hadiahnya juga biasa aja :D yang luar biasa adalah acara sesudahnya: SAYA DICULIK!

Tiga cowok angkatan di atas saya menculik saya untuk diajari main bowling!

Tadinya saya tidak mau, karena capek dan ingin banget creambath ke salon terdekat. Yaa namanya cewek kalau weekend itu haven-nya ya salon atau mall,hehehehe. Naah, Rino, kidnaper no.1 (hahahaha) bilang bahwa dia akan menjemput temannya dulu setelah menurunkan Aldi-yang mengambil mobilnya- dan Boni di Pejambon. Mereka akan bergabung nantinya. Rino bilang, nanti kita makan bakso enak. Wuiiih, saya langsung mau. Karena apa lagi obat sakit kepala dan pengusir dinginnya hujan selain semangkuk bakso yang yum-yum.

Setelah menjemput temannya, yang ternyata Dessy (dodol! Kenapa pake berahasia-rahasian begini?! hahahaha) kami makan bakso. Bakso yang aneh dan enak…hahahaha…bakso sebesar bola tenis itu berisi bermacam-macam, ada keju barbeque, cheesy cheese, sosis panggang, mayonnaise, dll. Saya memilih bakso sosis goreng dan barbeque cheese. Yuuuuuuuuuuuum…

Setelah semangkuk bakso dan segelas the tawar hangat, kami beranjak. Saya minta diturunkan, tapi rayuan Rino membuat saya mengurungkan niat. Jadilah saya ikut ke Automall SCBD.

Di sana Aldi, Boni dan Yopin sudah menunggu. My curiosity mengalahkan kemalasan saya. Akhirnya saya bergabung dengan mereka. Setelah menukar sepatu saya siap bermain. Empat cowok itu menjadi tutor bowling saya. Mas Boni yang mengajarkan memilih bola, Aldi yang mengajari cara melangkah dan melempar (beneran melempar pertamanya) bola, Yopin mengajarkan PD dan ritualnya agar bisa strike terus, Rino menyemangati.. Aduuuh, saya adalah murid yang memalukan. Kata Yopin, kalau ada record nilai terendah di bowling court ini maka sayalah pemenangnya,huahuahuahuahua.

Dan ‘Oh No’-nya lagi adalah saya memiliki seorang saksi dari angkatan sendiri yang tengah main bowling di tempat yang sama. Aduuuuuuuuuuuuuuuuuuuh… (hey kamu! Awas kalau membocorkan ke K-31 *mengancam mode on*).

Sebenarnya gara-gara saya juga. Saking senangnya nemu mainan baru dan diajarin bowling sama 4 co itu (dan pengen pamer,hehehehehe), saya sms sahabat saya itu. And he replied, kalau dia dan teman-temannya juga sedang main bowling. Dimana? Tanya saya, dan menambah ‘aku di automall scbd’. Ternyata oh ternyata, dua grup dari grup saya adalah grupnya. Dan dia yang pertama menghampiri. Wadudududh…

Rino mengundanya untuk melihat layar scor,” liat itu scornya hastin.” “Don’t…! Don’t even try to think to see it!” ancam saya ke padanya. Dia tertawa takjub tapi berjanji ga liat sambil menutup matanya dengan sebelah tangannya…adudududududududuh… hancurlah reputasi saya.

Ketika gilran saya main, dia bertanya ‘hastin, mau difoto ga?”

“GAAAAAAAAAAAAA…!!!” sambil berkacak satu tangan (wong tangan satu lagi megang bola berat itu).

Dia tertawa lagi.

Syukurlah, setelah melakukan ritual Yopin hihihihihi, bola berwana pink saya ga menggelincir ke parit, tapi tetap di jalurnya dan menjatuhkan beberapa pin. Hehehehehe…
Empat cowok dan Dessy bersorak.

Dia sempat bergabung sebentar. Pembenaran saya terhadap nilai 59 yang saya kumpulkan (sementara yang lain ratusan! Bahkan Rino berhasil ‘turkey’) adalah ‘hehehehe…this is my first try,:P”

Anyway, we had, means Boni, Yopin, RIno, Dessy, Aldi and Nabil (yang bergabung belakangan), sooooooo much fun. Walaupun pertamanya mereka menculik saya, hehehehehe.
Kapan main bowling lagi? Hahahahah jadi ketagihan.

(PS: ternyata saat saya bercerita di rumah, adik saya bilang, keponakan saya yang berumur 3 tahun jago main bowling. Halaaaaaaaaaah…)

0 comments: